Kiat Hebat Petugas Posko Mudik PKS 2018, Dari Bekal Makanan Hingga Do’a Orang Tua

Di balik keberadaan Posko Mudik PKS 2018 di Jalan Lintas Sumatera, Kota Duri, Riau, ada para petugas yang siap melayani 24 jam penuh. Para kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bengkalis mengungkapkan kiat mereka bisa bertugas dengan gembira selama posko mudik dibuka.

“Saya merasakan diri saya menjadi sangat berguna bagi sesama. Demikian juga dirasakan istri saya, sehingga dia sangat mendukung saya untuk turut melayani para pemudik di Posko ini. Dukungannya nyata, ini saya dibawakan makanan untuk sahur sekalian,” ungkap Chefriden, Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga (BKO) DPD PKS Bengkalis, Selasa (12/06) di Posko Mudik PKS Bengkalis.

Pernyataan berbeda disampaikan oleh Dedi Gopal. Pria berbadan tegap ini menyampaikan, bahwa bukan hanya dirinya, tetapi istrinya juga turut berjaga di Posko Mudik untuk siang hari bersama Keputrian PKS.

“Kami suami istri sama-sama berazzam turut berjaga. Istri jaga siang, saya jaga malam. Ini nikmat yang luar biasa. Sekeluarga bisa saling mendukung dalam kebaikan. Kami merasakan hal luar biasa. Alhamdulillah kami kompak. Ini membahagiakan,” ujar Dedi.

Khairul Nasution, kader PKS lainnya mengungkapkan, sebelum bertugas di Posko Mudik PKS 2018 ini, ia meminta izin dan do’a dari orang tuanya.

“Saya sudah meminta izin kepada orang tua untuk menjadi petugas di Posko Mudik PKS ini. Orang tua bukan hanya mengizinkan, melainkan juga mendo’akan untuk kebaikan semuanya. Tentu ini sangat membahagiakan,” ungkap pria yang juga berprofesi sebagai Pengacara ini.

Posko Mudik PKS 2018 sendiri akan dibuka 10 hari, tepatnya dari mulai H-5 sampai H+5 Idul Fitri tahun 2018 ini. Adapun para kader PKS yang bertindak sebagai petugas dipergilirkan. Hal ini demi tujuan efektifitas di tengah banyaknya kader yang mendaftarkan diri untuk turut bertugas di Posko Mudik PKS 2018 ini di Kabupaten Bengkalis khususnya. (ewa)

Baca Juga

Tegas! DPP FPI Wajibkan Seluruh Anggotanya Menangkan Hendry Munief

Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (FPI) mewajibkan anggota, keluarga besar, simpatisan, dan simpatisannya untuk …