Presiden Jokowi Buka Izin Investasi Miras, Mira Roza: Fraksi PKS DPRD Riau Menolak Keras

Pekanbaru – Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Riau Mira Roza mengkritisi dan menolak keras Peraturan Presiden (Perpres) Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan membuka keran investasi untuk insdustri minuman keras mengandung alkohol. Perpres tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Menurutnya, jika industri miras berkembang pesat, maka akan menjadi ancaman serius bagi moral bangsa, khususnya anak cucu generasi yang akan datang.

“Kami Fraksi PKS DPRD Riau menolak keras Perpres ini. Kita masyarakat Riau, saya yakin juga sepakat, jika miras ini akan lebih banyak menimbulkan kerusakan. Apalagi Riau Negeri Melayu yang kental dengan nilai-nilai keislamannya. Maka, sudah seharusnya kita bersatu menolak Perpres ini,” Pungkas Mira Roza.

“Presiden jangan hanya memikirkan faktor ekonominya saja, namun abai dengan keselamatan masa depan bangsa,” lanjut Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Riau itu.

Legislator PKS asal Bengkalis ini juga kecewa kepada Presiden, yang menganggap industri miras bisa menjadi peluang investasi. Menurutnya masih banyak peluang investasi lainnya yang lebih aman daripada Miras berakohol.

“Seharusnya Presiden Jokowi bisa berpikir lebih kedepan, jangan asal investasi. Miras ini malah akan bepeluang membawa kebobrokan moral. Kebobrokan moral adalah kemunduran serius suatu bangsa,” tegasnya.

“Sedangkan tidak diberi izin saja banyak yang mencuri-curi membelinya, apalagi bila diberi izin resmi. Naluri saya sebagi seorang ibu sangat ngeri membayangkan ini,” imbuhnya.

Mira Roza berharap Presiden mendengarkan aspirasi masyarakat luas, dan mencabut Perpres tersebut. Karena sesungguhnya Perpres yang diterbitkan pemerintah itu secara hirarki perundang-undangan berada di bawah undang-undang (UU), termasuk UU larangan Minuman Berakohol yang kini masuk dalam daftar 33 RUU Program Legislasi Nasional Prioritas tahun 2021.

“Presiden semestinya segera sahkan RUU Minol untuk lindungi Rakyat dari dampak buruk Miras,” tukasnya.

Menarik kejadian kebelakang, kemarin aparat penegak hukum baru saja mengalami kejadian yang memilukan, dimana seorang oknum Polisi yang mabuk karena ditagih pembayaran miras, malah menembaki 4 warga, yang mengakibatkan 1 anggota TNI dan 2 pegawai caffe di Cengkareng tewas.

“Ini salah satu bahaya nyata Miras, kini Presiden malah mau buka keran untuk investasi. Sangat aneh,” tutup Mira Roza.

Baca Juga

Sambut Ramadhan, PKS Inhil Gelar Tarhib bersama Kiyai Mursyid Pengelola 5 Ponpes

Tembilahan — Satu kebaikan dibulan Ramadhan, menjadi berlipat-lipat nilainya karena keutamaannya. Dengan slogan semangat Ramadhan …