Soroti PT. PER Ujung Batu, Sofyan Siroj: OJK Harus Mengawasi Lembaga Ini

Rokan Hulu – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke salah satu BUMD yang ada di Kabupaten Rokan Hulu, yaitu PT. Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) Kantor Cabang Ujung Batu, Selasa (23/06/2020).

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Riau H. Sofyan Siroj, Lc kepada riau.pks.id (25/06/2020).

Dikatakannya, Kunker ini berkaitan dengan evaluasi kinerja BUMD khususnya terkait deviden BUMD Provinsi Riau yang selalu tidak memenuhi target. Selain itu juga melihat perkembangan BUMD khususnya PT. PER Kantor Cabang Ujung Batu, Rokan Hulu.

Kedatangan rombongan DPRD Riau disambut oleh Pimpinan Cabang PT. PER Ujung Batu, Dodi Hidayat, yang menjelaskan sedikit tentang profil dan perkembangan PT. PER Ujung Batu.

PER Cabang Ujung Batu dalam pelaksanaannya hanya menyalurkan dan menagih dana, tidak ada menghimpun dana. Ada sebanyak 26 debitur yang mendapatkan pinjaman dari PT. PER dengan total realisasi pencairan sebesar Rp. 1,640 Miliar yang terdiri dari Rp. 645 Juta (Kurma) dan Rp. 995 Juta (Sagu).

Target yang diberikan kepada PT. PER sebesar Rp. 600 juta setiap bulannya yang mana sejak Januari sampai Mei 2020 pencapaian target tidak pernah memenuhi target yang telah ditetapkan. Dan untuk NPL pun juga sangat besar yaitu 17,12%, hal ini juga menjadi evaluasi bagi kantor pusat kepada PT. PER Cabang Ujung Batu sehingga NPL tersebut bisa diatasi dengan sebaik mungkin.

Diakhir pertemuan, anggota Komisi III dari Fraksi PKS, H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, menyoroti PT. PER yang mana tidak diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurutnya, lembaga keuangan seperti PT. PER itu harus ada pengawasan dari Lembaga OJK agar lebih aman dalam melakukan transaksi.

“Menurut saya, harus ada payung hukum yang jelas untuk memberikan kenyamanan dalam melakukan transaksi keuangan. Saran saya, tidak ada jalan lain kecuali diawasi oleh Lembaga OJK, sebab PT. PER merupakan salah satu lembaga keuangan yang harus ada pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan”, ujar Sofyan Siroj.

Selain Sofyan Siroj, juga turut hadir rombongan Komisi III lainnya yang terdiri dari Husaimi Hamidi (Ketua Komisi III), Hj. Karmila Sari (Wakil  Ketua Komisi), Hj. Eva Yuliana, (Sekretaris Komisi), H. Syamsurizal, James Pasaribu, H. Amran dan Ramos Teddy Sianturi.(*)

Baca Juga

Jumlah Rombel Kurang, Mira Roza Sampaikan Aspirasi Masyarakat ke Disdik Riau

BENGKALIS – Tak ingin masyarakatnya terkatung-katung masyarakat akan menempuh pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas sesuai Hak …