Perkuat Soliditas, DSW PKS Riau Gelar Bimtek PDP

PEKANBARU — Penguatan disiplin internal menjadi perhatian Dewan Syari’ah Wilayah (DSW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Riau. Melalui Komisi Disiplin (Komdis), DSW PKS Riau menggelar Bimbingan Teknis Penegakan Disiplin Partai (PDP), Sabtu (26/9/2026), di Pekanbaru.

Bimtek tersebut diikuti jajaran Komisi Disiplin dari berbagai Dewan Etik Daerah (DED) PKS se-Provinsi Riau. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman terhadap regulasi internal sekaligus menyamakan persepsi mengenai mekanisme penegakan disiplin di lingkungan partai.

Ketua DSW PKS Riau, H. Fauzi Hayat, Lc, menegaskan, disiplin organisasi bukan sekadar persoalan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga integritas, soliditas, dan kepercayaan publik terhadap partai.

Karena itu, instrumen penegakan disiplin di tingkat wilayah hingga daerah diharapkan mampu menjalankan tugas secara objektif, adil, dan sesuai dengan ketentuan organisasi serta koridor syariat.

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Riau, Ustaz Ayat Cahyadi, mengatakan bahwa kekuatan dakwah membutuhkan fondasi organisasi yang kokoh. Menurutnya, terdapat empat kekuatan yang perlu terus dijaga, yakni militansi kader, soliditas struktur organisasi, kerja kolektif yang rapi, serta pelayanan masyarakat secara masif.

“Empat kekuatan ini harus berjalan bersama. Militansi kader harus kuat, struktur harus solid, kerja kolektif harus rapi, dan pelayanan kepada masyarakat harus terus diperluas,” ujar Ayat.

Ia menilai Bimtek PDP memiliki posisi penting dalam memastikan kader memahami aturan dan menjalankan aktivitas organisasi secara disiplin.

“Melalui Bimtek PDP ini, kita ingin memastikan kader tidak bermasalah dan memahami aturan yang berlaku. Ini menjadi bagian dari ikhtiar kita menuju kemenangan dakwah,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Riau, Ustaz Ahmad Tarmizi, mengapresiasi pelaksanaan Bimtek PDP. Ia mengatakan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa berbagai unsur organisasi PKS di Riau terus bergerak menjalankan fungsi dan programnya.

“Saya bergembira karena seluruh stakeholder organisasi berjalan dinamis dan aktif,” ujar Ahmad Tarmizi.

Ia menyebut dinamika tersebut terlihat dari berbagai program yang dijalankan oleh unsur-unsur organisasi, termasuk MPW dengan program Dewan Pakar dan Dewan Penasihat serta DSW melalui program penegakan disiplin partai.

Menurut Ahmad Tarmizi, konsolidasi dan penguatan internal menjadi bagian dari persiapan organisasi menghadapi agenda dakwah dan politik ke depan.

“Semoga ini menjadi sinyal pergerakan kita. Kita terus bergerak dan siap menyambut kemenangan,” katanya.

Ahmad Tarmizi kemudian secara resmi membuka Bimbingan Teknis Penegakan Disiplin Partai DSW PKS Riau.

Pelaksanaan Bimtek PDP ini diharapkan tidak hanya memperkuat pemahaman terhadap regulasi internal, tetapi juga membangun keseragaman dalam penerapan disiplin organisasi di seluruh struktur PKS di Provinsi Riau.

Baca Juga

Hendry Munief Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik Tak Berhenti di Pabrik, Baterai Bekas Harus Jadi Sumber Ekonomi Baru

JAKARTA – Pengembangan industri kendaraan listrik nasional tidak boleh berhenti pada produksi dan penjualan kendaraan. …