Pekanbaru – Dalam rangka menjalankan agenda Reses sebagai Anggota DPRD Provinsi Riau, H. Ayat Cahyadi, S.Si, M.PWK melakukan pertemuan langsung dengan warga di Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru (24/6/25). Kedatangan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini disambut baik oleh ratusan warga yang ingin menyampaikan aspirasi mereka.
Namun dalam suasana serius itu, tiba-tiba pecah tawa kecil dari sekelompok warga saat salah satu perwakilan warga menyampaikan keluhan terkait status tanah mereka.
“Pak, nasib kami ini gimana? Secara identitas kami warga Pekanbaru, tapi kok hak atas tanahnya malah jadi wilayah Kabupaten Kampar. Jadi kami ini siapa sebenarnya? Warga mana?” ujar seorang warga sambil tersenyum kecil, sedikit cair meski tetap penuh konsentrasi.
Keluhan tersebut bukan sekadar guyonan. Ini adalah realitas yang dialami oleh puluhan kepala keluarga di wilayah tersebut. Mereka mengaku memiliki surat tanah namun ketika diverifikasi, ternyata letak geografis tanah mereka masuk dalam batas administratif Kabupaten Kampar.
Akibatnya, saat ada proyek pembangunan atau penertiban lahan, warga dibuat bingung harus mengadu ke instansi mana.
“Kami bayar pajak bumi dan bangunan, ikut pemilu warga pekanbaru tapi kalau soal sertifikat tanah, katanya wilayah Kampar. Ini bikin kami bingung, Pak,” tambah warga lainnya.
H. Ayat Cahyadi mendengarkan dengan saksama setiap keluhan yang disampaikan. Ia pun mengungkapkan bahwa dirinya sebelumnya sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Politisi senior itu juga mengatakan bahwa banyak kasus serupa terjadi karena perubahan batas wilayah yang tidak selaras antara dokumen fisik dan administratif.
“Ini sdh saya sampaikan saat rapat dgn biro tapem pemprov riau di komisi 1, Warga kel Air Dingin, ingin mengembalikan batas pku kampar berdasarkan pp 19 th 1987,” ungkapnya.
“Ini bukan kesalahan warga. Ini kelemahan sistem kita. Saya akan pastikan ini diselesaikan secara transparan dan adil,” tegasnya.
Usai reses, warga tampak lega. Meskipun belum semua masalah bisa diselesaikan dalam sehari, namun H. Ayat memberikan harapan baru bagi mereka yang selama ini merasa ‘terlantar’ status tanahnya.
Dalam percakapan ringan usai pertemuan, suara warga kembali terdengar: “Mudah-mudahan paket reses kali ini manjur. Biar kami nggak bingung lagi, warga mana kami sebenarnya…”
DPW PKS Provinsi Riau Situs Resmi DPW PKS Provinsi Riau
