Abrasi Ancam Pemukiman dan Jalan Penghubung Desa, Adam Syafaat Fasilitasi Masyarakat Bertemu Kepala BWSS

Pekanbaru — Akses jalan di lingkungan Tanjung Harapan, Kelurahan Pasir Pengaraian, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu (Rohul) saat ini sudah sangat memprihatinkan, akibat abrasi Sungai Rokan Kanan (Batang Lubuh) yang menggerus tebing sungai. Bahkan, ada beberapa akses jalan dan drainase yang roboh.

Tidak hanya itu, jalan yang merupakan akses penghubung kelurahan pasir pengaraian dengan desa Koto Tinggi dan Desa Suka Maju itu, jika tidak segera ditangani juga mengancam ratusan rumah warga di lingkungan Tanjung Harapan.

Atas permasalahan tersebut, tokoh masyarakat setempat mengadu kepada Anggota DPRD Provinsi Riau fraksi PKS Adam Syafaat, untuk mengatasi masalah yang sudah sangat mengkhawatirkan warga. Mereka meminta agar pemerintah memberikan bantuan pembangunan Dam/turab.

Adam Syafaat yang menerima aspirasi itu, pada senin (21/6/20210) memfasilitasi tokoh masyarakat setempat bertemu dengan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) yang merupakan bagian langsung dari Kementerian PUPR.

Adam Syafaat memfasilitasi tokoh masyarakat Kelurahan Pasir Pengaraian rapat dengan kepala BWSS Syahril

Tokoh masyarakat yang terdiri dari Camat Rambah Arie Gunadi, Kepala lingkungan Rismon dan RT/RW setempat disambut langsung oleh kepala BWSS Sahril dan bidang kebijakan Danang Sukmana di Kantor BWSS Jl. Pepaya, Pekanbaru.

Camat Rambah Arie Gunadi menyampaikan bahwa saat ini ada lebih kurang 300 meter tebing sungai yang sudah sangat kritis dan perlu segera dilakukan perbaikan.

“Dari 3 km, ada 300 meter yang paling kritis dan mendesak untuk segera diperbaiki. Tepatnya di RT 002/RW 002,” ungkapnya.

Sementara itu kepala lingkungan setempat Rismon juga mengatakan, kampung mereka yang terdiri dari 165 keluarga itu, saat ini sudah mulai resah dengan abrasi yang terus menggerus tebing sungai.

“Maka kedatangan kami ke sini sangat mengharapkan bantuan dan dukungan dari pak Sahril,” tuturnya.

Senada dengan Camat Rambah dan Kepala Lingkungan, Adam Syafaat menimpali bahwa rata-rata aspirasi yang ia terima dari masyarakat di sana adalah terkait pembangunan turab.

“Karena ini program pemerintah pusat, saya juga akan komunikasikan dengan Anggota DPR RI yang di komisi Infrastruktur, bapak Syahrul Aidi Maazat,” pungkasnya.

Adam juga menyarankan, agar pemerintah Rohul mengundang Syahrul Aidi Maazat ke sana. Supaya beliau secara langsung mendengarkan permasalahan infrstruktur Rohul.

Kepala BWSS Sahril menerima proposal pembangunan turap dari masyarakat Tanjung Harapan, Kelurahan Pasir Pengaraian, dan akan disampaikan ke pusat.

“Proposal ini kami terima, dan akan dipelajari lebih lanjut. Bagaimanapun keputusan tetap ada di pusat, kami hanya pelaksana,” cetus pria asal Pasir Pengaraian itu.

Dirinya juga meminta agar tokoh masyarakat melakukan komunikasi dengan bupati, karena ketika pihaknya turun ke lapangan dapat berjalan sesuai prosedur.

Selain itu, terkait sepadan sungai dan galian C, Sahril menyatakan siap untuk memberikan sosialisai dan edukasi kepada masyarakat.

Selain aspirasi dari Tanjung Harapan, Kelurahan Pasir Pengaraian, aspirasi yang sama juga disampaikan Kades Rambah Tengah Hilir, yang menyerahkan proposal diakhir rapat. (*)

Baca Juga

RIAU DAN MIMPI DESTINASI MEDIS

Tahapan pembangunan Rumah Sakit (RS) Otak dan Jantung di Pekanbaru-Riau mulai berjalan tahun ini. Pemerintah …