Gelar Lomba Baca Kitab Kuning, Markarius Anwar: Santri di Riau Tak Kalah Prestasinya Dengan yang di Jawa

Markarius Anwar, ST, M.Sc.

Pekanbaru – Kualitas santri pesantren di Riau tidak kalah dari pada santri yang di Jawa. Walaupun jumlah pesantren di Riau tidak banyak. Namun santri dari Riau prestasinya luar biasa karena dapat meraih juara dua pada lomba baca kitab kuning fraksi PKS DPR RI tahun 2021 dan pernah meraih juara tiga.

Ini membuktikan kualitas santri pesantren di Riau sangat baik dan tidak kalah dengan yang di Jawa. Hal itu diungkapkan ketua Fraksi PKS DPRD Riau, Markarius Anwar, ST, M.Sc, saat menyampaikan sambutan pada acara Lomba Baca Kitab Kuning tahun 2022 Fraksi PKS DPRD Riau di Gedung DPRD Riau jalan Jendral Sudirman, Ahad (04/12/2022) pagi.

Pelaksanaan Lomba Baca Kitab Kuning ini, membuktikan PKS komitmen memberikan kontribusi dalam memajukan pesantren di Riau, bahkan ini sudah tahun ke-6 dilaksanakan.

“Lomba baca kitab kuning, sebagai bentuk motivasi untuk senantiasa memperdalam keilmuan bagi santri di pondok-pondok pesantren,” ujar Markarius Anwar.

Legislator Dapil Pelalawan dan Siak ini menuturkan, pemenang lomba ini akan menjadi utusan Riau untuk tampil ditingkat nasional di fraksi PKS DPR RI pada tanggal 19 Desember 2022 mendatang.

Untuk diketahui peserta dari Riau, pada tahun yang lalu menjadi juara dua ditingkat nasional. Dan diharapkan pada tahun ini akan menjadi juara satu. Bagi pemenang lomba akan ditanggung biaya akomodasinya oleh Fraksi PKS DPRD Riau untuk mengikuti lomba di Jakarta.

Sementara, Ketua DPW PKS Riau, H. Ahmad Tarmizi, Lc, MA mengatakan Buah fikir hanya dapat diserap dan diperoleh jika kita mempunyai kemampuan membaca khasanah keilmuan, bahkan kita umat yang diperintah untuk banyak membaca agar memperoleh pengetahuan.

“PKS berusaha membangkitkan kemampuan semangat anak muda dengan kualitas dan karya kemampuannya, dan tidak berhenti pada tahap membaca saja tapi sampai tahap mengamalkan dan menjadi pemimpin bangsa ini,” ucap Ahmad Tarmizi.

Alumni Al alzhar Mesir ini menyampaikan, pemimpin yang memiliki wawasan itu akan lebih baik daripada pemimpin yang tidak memiliki wawasan.

Ahmad Tarmizi juga menegaskan, bahwa PKS serius meningkatkan kemampuam anak muda dan kualitas lembaga pendidikan islam. Bahkan Legislator PKS Riau Markarius Anwar menjadi ketua pansus Ranperda pesentren.

Baca Juga

Sofyan Siroj: Wakaf Produktif akan Mempercepat Pembangunan Daerah, Menuju (Riau) Indonesia Emas

Pekanbaru — Pendiri Rumah Tahfiz Quran QR Foundation Sofyan Siroj, meyakini wakaf merupakan kekuatan masyarakat …