Syahrul Aidi Apresiasi Program Padat Karya Tunai dari Kementerian PUPR

Anggota DPR RI Syahrul Aidi Maazat (peci hitam), didampingi Anggota DPRD Provinsi Riau Ardiansyah (kemeja biru), Kepala Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah (PPW) Provinsi Riau dan perangkat desa setempat

Kampar – Anggota DPR RI Komisi V H Syahrul Aidi Maazat melaksanakan kegiatan kunjungan kerja ke Kabupaten Kampar, persisnya di Desa Kubang Jaya, Desa Tarai Bangun dan Desa Tanah Merah. Kegiatan ini dalam rangka melaksanakan kegiatan peninjauan pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun anggaran 2020 di 3 desa tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabut (6/1/2021) juga dihadiri oleh Kepala Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah (PPW) Provinsi Riau Ichwanul Ihsan beserta jajarannya, Askot/Korkot/Fasilitator program Kotaku, BKM/KSM Kotaku tingkat desa, perangkat desa dan para tokoh di 3 desa tersebut, dan lainnya.

Kades Kubang Jaya Tarmizi menyampaikan terima kasih kepada Syahrul Aidi yang telah menjadikan Deas Kubang Jaya untuk menyalurkan program aspirasinya untuk tahun anggaran tahun 2020.

“Dalam kesempatan ini juga kami ingin menyampaikan saat ini kami terkendala dalam antisipasi banjir di jalan Pekanbaru-Taluk Kuantan. Dimana jalan tersebut merupakan jalan nasional. Mudah-mudahan bapak dapat mempertimbangkan untuk dibangun. Karena tidak akan mungkin kita menggunakan dana desa” harap Tarmizi.

Usai meninjau pelaksanaan program Kotaku di Desa Kubang Jaya, Syahrul Aidi melanjutkan ke desa Tarai Bangun. Disini Syahrul Aidi menanyakan kepada masyarakat setempat apakah program Kotaku ini menggunakan tenaga lokal atau penduduk setempat, warga yang ada di menghadiri peninjauan tersebut mengiyakan. Mereka menyampaikan sangat terbantu oleh program Kotaku.

Andra Maistar, Kades Tarai Bangun menyampaikan bahwa Desa Tarai Bangun merupakan desa yang berada di pinggir Kota Pekanbaru. Hampir separuh penduduknya tidak memiliki KTP Kabupaten Kampar. Dengan adanya program Kotaku ini dia merasa terbantu karena pembangunan di Desa Tarai Bangun sangat terbantu oleh program ini.

Kepala BPPW Riau Ichwanul Ihsan dalam sambutannya di Desa Tarai Bangun menyampaikan bahwa Program Kotaku merupakan salah satu program Padat Karya Tunai (PKT) yang dipertahankan oleh Kementerian PUPR karena program ini sangat dirasakan oleh masyarakat.

“Program PKT seperti Kotaku ini merupakan program yang perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dilaksanakan oleh masyarakat. Tidak ditenderkan. Apalagi ini ada Covid-19, mereka sangat terbantu. Dan kita di Kementerian PUPR tetap melaksanakan program ini untuk ke depannya” terang Ichwanul.

Baca: Camat Tuah Madani dan Binawidya Turun Sterilkan Sampah, Ajak Masyarakat Berperan Aktif

Syahrul Aidi meminta kepada masyarakat di tiga tersebut agar turut menjaga program pemerintah ini. Karena setiap pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah dibutuhkan partisipasi masyarakat untuk menjaganya. Dia juga berharap agar program ini dapat dirasakan oleh masyarakat manfaatnya.

“Ayo kita peduli dengan lingkungan, memperkecil resiko. Kapan perlu pemerintahan desa membuat program gerakan peduli lingkungan” harapnya.

Syahrul Aidi juga menyatakan bahwa Program Padat Karya Tunai merupakan salah satu program yang turut dia pertahankan, bahkan ditingkatkan pada tahun anggaran 2020. Dan pada tahun 2021 dia turut meminta Kementerian PUPR untuk meningkatkan nilai anggaran setiap program PKT. ***

Baca Juga

PKS Klaim Jumlah Kehadiran Pemilih Hanya 3.293 dalam PSU di Desa Tambusai Utara

Rokan Hulu – Dewan Pimpinan Cabang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Rokan Hulu mengklaim bahwa …