Harga BBM Naik, Anggota DPRD Riau Ini Sebut Jumlah Kemiskinan akan Meningkat

Anggota Komisi IV DPRD Riau, Adam Syafaat

PEKANBARU – Pemerintah Pusat akhirnya resmi menaikkan harga BBM Non Subsidi Gasoline RON 92 (Pertamax) terhitung 1 April 2022. Khusus di Provinsi Riau, BBM Non Subsidi ini dijual dengan harga Rp13.000 ribu per liter atau lebih mahal jika dibanding dengan daerah lainnya di Indonesia.

Sebelumnya BBM jenis Premium, sudah dihapuskan dan masyarakat diminta beralih ke Pertalite. Kemudian baru-baru ini di Riau Solar juga langka. Dan terbaru, pemerintah menaikan harga Pertamax.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Riau, Adam Syafaat mengatakan, bahwa pemerintah sudah seharusnya mencarikan solusi terkait persoalan ini.

“Harus ada solusi untuk membantu rakyat yang sudah terhimpit seperti ini. Dengan kondisi ini, akan bertambah angka kemiskinan apalagi masih ada wabah corona,” kata Adam, Jumat (1/4/2022).

Mau tidak mau, kenaikan harga BBM pasti akan berimbas kepada naiknya harga kebutuhan pokok masyarakat. Maka dari itu, semua pihak harus bergandengan tangan.

“Kepada perusahaan, juga harus peka dengan rakyat, dengan mengeluarkan CSR-nya untuk meringankan beban rakyat,” cakapnya.

Terhadap kondisi saat ini, kata politisi PKS ini, ia mengimbau kepada masyarakat untuk harus mengubah gaya hidup yang hemat,  semangat bekerja, innovatif.

Sumber: Cakaplah.com

Baca Juga

RIAU DAN MIMPI DESTINASI MEDIS

Tahapan pembangunan Rumah Sakit (RS) Otak dan Jantung di Pekanbaru-Riau mulai berjalan tahun ini. Pemerintah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.