Reses di Mandau, Mira Roza Berharap Tidak Ada Lagi Anak yang Putus Sekolah

Bengkalis – “Bapak ibu, saya berharap jangan sampai ada lagi anak-anak kita yang putus sekolah,” harap Anggota DPRD Provinsi Riau Hj. Mira Roza, SH menjawab pertanyaan salah seorang warga saat Reses di RW 08 Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau (10/07/2020).

Masyarakat di daerah tersebut banyak yang mengeluhkan jalur zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2020/2021.

H. Maryanto, salah seorang tokoh masyarakat yang bertanya mengungkapkan bahwa ada tiga kelurahan yang tidak memiliki sekolah SMA Negeri, sehingga berefek pada anak-anak mereka tidak tertampung karena radiusnya jauh dari sekolah. Yaitu kelurahan Babusaalam, kelurahan Duri Timur dan Kelurahan Duri Barat.

Menanggapi aspirasi tersebut Mira Roza menjelaskan bahwa pada tahun ini jalur PPDB tingkat SMA/SMK Negeri dibagi menjadi 4 jalur masuk. Sesuai yang tertuang melalui Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Nomor: Kpts 754/2020

“Jadi bapak ibu, jalur zonasi pada tahun ini hanya 50%, itu jalur yang pertama. Ada lagi yang kedua, namanya jalur prestasi, dijalur ini anak-anak kita bisa mendaftar di sekolah mana saja. Bahkan di jalur prestasi ini ada kuota untuk anak-anak Hafidz Al-Qur’an yang memiliki hafalan minilam 3 juz,”

“yang ketiga, Pemprov Riau juga membuka jalur Afirmasi, yaitu ditujukan untuk masyarakat tidak mampu (yang berada dalam zona) dan bagi anak kandung petugas Tenaga Medis dan Non-Medis seperti dokter, perawat, bidan, tenaga labor, supir ambulan, dll yang terlibat dalam penanganan Covid-19 dari daya tampung satuan pendidikan diberikan di jalur Afirmasi yang berada didalam zona sebesar 2% (dua persen),”

“Terakhir, yang keempat adalah jalur Orang Tua Pindahan,” imbuhnya menjelaskan.

Ibu lima orang anak itu juga mengungkapkan faktor lain yang menyebabkan banyak anak-anak sekolah tidak tertampung, yaitu kurangnya Ruang Kelas Baru (RKB).

“Salah satu permasalahan utamanya adalah, sekolah kita kekurangan RKB. Kalau RKB ini cukup, saya yakin insyaAllah semua anak kita bisa tertampung,” kata lulusan SMA Cendana Duri tersebut.

Dilanjutkannya, bahwa Komisi V DPRD Riau sudah mengusulkan penambahan RKB untuk tahun ini. Namun karena ada wabah Covid-19, anggaran tersebut dipangkas untuk penangan Covid-19.

Kemudian, selain itu Mira Roza juga menambahkan jika ada tanah hibah ditempat tersebut, maka pembangunan sekolah bisa cepat prosesnya.

“Kalau sudah ada tanah yang dihibahkan, saya tunggu suratnya, saya akan sampaikan ke Dinas Pendidikan,” tutur legislator kelahiran Duri, 25 Nopember 1970 itu.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menyampaikan beberapa program pemerintah. Diantaranya, soal perekaman KTP, akte kelahiran dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Acara yang diawali dengan kesenian Tabuah tersebut tetap menjaga protokol kesehatan. Terlihat dilokasi acara terdapat sabun dan tempat cuci tangan dan peserta memakai masker.

Tampak hadir Anggota DPRD Bengkalis Abi Bahrum, Ketua RW 01 dan Ketua RW 08, seluruh Ketua RT dan Tokoh masyarakat. (*)

Baca Juga

Hendry Munief Optimis Ada Tsunami PKS di 2024

KMedan – Seluruh anggota legislatif Partai Keadilan Sejahtera (PKS) khususnya di Wilayah Sumatera Bagian Utara …