Syahrul Aidi dan Perjuangan Mengatasi Abrasi di Sungai Indragiri

INHU – Legislator Syahrul Aidi Maazat berdiri di tepi Batang Indragiri. Di atas tanah hitam rawa gambut, ia terlihat mengamati tebing sungai yang mulai runtuh dan menggerus daratan. Bila tak segera diatasi, maka abrasi tersebut bersiap mengancam bangunan sekolah yang jaraknya cuma sepelemparan batu dari bibir sungai.

Di awal tahun 2020 itu, bersama Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera 3 Kementerian PUPR, Syahrul Aidi mengunjungi titik abrasi di Desa Selunak, Kecamatan Batang Peranap, Indragiri Hulu.

Di hari yang sama, rombongan juga meninjau empat titik abrasi lainnya di Kabupaten Inhu. Dimulai dari Kuala Cenaku, Desa Danau Baru (Rengat Barat), Desa Petalongan (Pasir Penyu), dan abrasi Jalan Dwi Marta (Batang Peranap).

Perjuangan dari kunjungan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Bahkan tak hanya satu titik lokasi yang mendapat perhatian. Selain proyek turap di Desa Selunak senilai Rp 14,9 miliar, tahun 2022 ini, turap di Desa Danau Baru pun menyusul dan segera dimulai pengerjaannya. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp 5,5 miliar. Keduanya bersumber dari dana APBN.

Genap dua tahun setelah kunjungan pertamanya itu, Syahrul Aidi kembali ke Selunak. Di lokasi yang sama, ia tak lagi menginjak tanah gambut nan hitam. Tapi kerasnya bebatuan dari pembangunan turap yang akan menjadi pelindung tebing sungai Indragiri dari gerusan air sungai.

Mengakhiri lawatannya selama tiga hari di Kabupaten Inhu, Syahrul Aidi mengunjungi Selunak, Kamis (3/3) siang.

Di Desa Selunak, ia disambut meriah oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat. Anggota Komisi V DPR RI ini juga dipasangkan ikat kepala dari songket, yakni tanjak Melayu sebagai bentuk penghormatan.

Siang itu ia hadir didampingi Ketua DPD PKS Inhu Muhammad Syafaaat SHI ME, Sekretaris DPD PKS Inhu Rizal Zamzami, juga Anggota DPRD Inhu Fraksi PKS Dedi Imbawa SP dan Hj Ninik Mulyani SAg, serta jajaran pengurus, kader, dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Inhu.

“Saya ikut berbahagia dengan selesainya pembangunan turap di Desa Selunak ini. Sudah menjadi kewajiban bagi saya untuk menampung setiap aspirasi masyarakat dan terealisasinya proyek pembangunan turap ini merupakan berkat kerja keras dan doa bersama kita, disamping saya yang berkedudukan di komisi V DPR RI,” kata Ustadz Syahrul.

Pria yang pernah dua periode duduk di DPRD Kabupaten Kampar ini juga mengajak untuk bersama-sama menjaga harmonisasi dengan sungai.

“Semoga program ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan kami memohon doa semoga selalu diberikan kelapangan dan kekuatan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Riau,” ujarnya.

Dibangunnya dua proyek turap dengan anggaran total Rp 20 miliar ini tidak lantas menyelesaikan persoalan abrasi di wilayah Kabupaten Inhu. Titik-titik abrasi lainnya membutuhkan perhatian cepat dari pemerintah.

Maka dari itu, ke depan, dibutuhkan kolaborasi dan sinergi yang lebih kokoh antara Pemkab Inhu dan wakil rakyat yang ada di pusat.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Inhu Muhammad Syafaat, Jumat (4/3) siang.

“Karena kewenangan pembangunan di Daerah Aliran Sungai (DAS) ini ada di pusat, maka usulan pembangunan bisa diperjuangkan melalui anggota DPR Dapil Riau. Dan kebetulan Ustadz Syahrul Aidi Maazat duduk di Komisi V yang membidangi infrastruktur. Ini keuntungan bagi kita. Dan harus dimanfaatkan,” ujar Ketua Fraksi PKS ini.

Sementara itu, Syahrul Aidi juga telah menerima proposal usulan pembangunan langsung dari Wakil Bupati Inhu, Rachmat Junaidi pada hari pertama lawatannya di Indragiri Hulu, Selasa (1/3) yang lalu.

Alumnus Al-Azhar Kairo ini berjanji akan memperjuangkan usulan tersebut, sebagai tekad kuatnya memberikan sumbangsih pada Indragiri Hulu.

“Kita tidak bisa menjanjikan banyak hal. Tapi kita bisa mengatakan untuk mengusahakan semaksimal mungkin memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tutup Syahrul Aidi.

Baca Juga

Daftar di PKS, Abdul Wahid Siap Ajak Kader PKS Menjadi Wakilnya

Pekanbaru – Bursa Balon  Gubernur Riau semakin banyak dan beragam serta mewakili berbagai daerah yang ada …