Adam Syafaat Sebut Pembangunan Rumah Layak Huni Dapat Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Adam Syafaat bersama penerima program RSLH periode sebelumnya di Rohul

Pekanbaru – Anggota DPRD Provinsi Riau Adam Syafaat mengatakan bahwa program pemerintah provinsi (Pemprov) Riau terkait pembangunan Rumah Sehat Layak Huni (RSLH) mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Hal itu ia sampaikan saat rapat dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten/kota se Provinsi Riau, di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau, Senin (5/7/2021). Rapat dipimpin PLH Dinas PUPR Riau Ali Subagyo.

Apalagi, dikatakannya, pengerjaan program RSLH ini diserahkan kepada pemerintah Kabupaten/Kota dengan total anggaran lebih 100 milyar dengan untuk pembangunan 1.625 unit rumah yang tersebar hampir setiap desa se-Provinsi Riau.

“Rohul misalnya ada 266 RSLH yang akan dibangun. Rata-rata ada 5 hingga 10 unit rumah dibangun tiap desa,” papar Adam Syafaat

“Tentu di situ ada tenaga kerjanya, kemudian material bangunan seperti batu bata, semen, krikil, kayu dan seng masyarakat menjadi laku. Sehingga meningkatkan daya beli dan menumbuhkan ekonomi,”lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Adam Syafaat meminta kepada pemerintah Kabupaten/Kota untuk menyambut program tersebut dengan optimis, karena sangat membantu peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan.

“Selain bermanfaat bagi warga penerima RSLH, program ini juga membuka lapangan pekerjaan,” tuturnya.

Setelah menerima dengan optimis baru dibentuk tim untuk mempelajari Juknis, nomenklaturnya, juga hal-hal lain secara detail di Kabid Rumah Layak Huni PU Provinsi Riau.

Adam Syafaat berharap program ini harus terlaksana, karena masyarakat sudah menunggu lama. “Dan semua pihak mulai PU Prov Riau, Bapenda Riau, Perkim dan Bapenda seluruh kab/kota harus bersemangat menyambut program pro rakyat ini,” tutupnya

Baca Juga

Legislator PKS: Alasan Pemerintah Naikan Harga BBM Sampai Saat ini Tak Logis

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS Mulyanto menilai, alasan Pemerintah menaikan …