Bawaslu Riau: PKS Memiliki Pendidikan Politik yang Sangat Baik

Kunjungan silaturahim DPW PKS Riau ke Bawaslu Riau (Foto: Asep Ykl)

Pekanbaru — “PKS ini, kami melihat partai yang memiliki pendidikan politik yang sangat baik. Terbukti, PKS merupakan partai yang tingkat pelanggarannya paling sedikit, baik di Pemilu maupun di Pemilukada,” ungkap Koordinator Devisi Pengawasan dan Hubungan Lembaga Bawaslu Riau Neil Antariksa.

Pernyataan tersebut diungkapkan Neil Antariksa saat menerima kunjungan silaturahim pengurus DPW PKS Riau ke kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau di Jalan Adi Sucipto, Pekanbaru (Kamis, 11/2/2021).

Neil juga mengatakan, selain memiliki catatan pelanggaran paling sedikit, dirinya juga melihat di PKS jarang terjadi keributan di internal Caleg. “Menurut saya, PKS ini adalah partai modern yang mungkin akan bisa lebih maju kedepan untuk mensejahterahkan rakyat,” imbuhnya.

Senada dengan Neil Antariksa, Koordinator Devisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Amiruddin Sijaya, mengatakan bahwa PKS memiliki menajemen partai yang rapi dan terkadang sering menjadi rujukan partai lain bahkan penyelenggara. Hal tersebut ia rasakan sendiri saat menjabat sebagai Ketua KPU Pekanbaru.

“Salah satu contoh, terkait rekapitulasi suara (Model C1) di Pemilu maupun Pemilukada. Kami akui PKS paling rapi. Kami menggangap ini adalah suatu keberhasilan pengawasan partai PKS terhadap C1, sehingga sangat membantu kami sebagai penyelenggara,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan menyampaikan, Bawaslu sebagai penyelenggara konstestasi demokrasi berjalan pada posisi tegak lurus di jalur independen. Rusidi juga mengatakan bahwa partai politik adalah mitra strategis bagi Bawaslu.

“Kami tidak terpengaruh terhadap pilihan partai politik, afiliasi, kedaerahan dan lainnya. Kami menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan kewenangan yang diberikan. Mari bersama-sama kita tegakkan aturan yang berlaku, agar hasil dari demokrasi dapat berjalan dengan baik, serta menghasilkan pemimpin yang baik pula,” paparnya.

Menyambut sambutan Bawaslu, Ketua DPW PKS Riau Ahmad Tarmizi menyampaikan, bahwa kunjungan silaturahim PKS ke Bawaslu bertujuan untuk memperkenalkan pengurus baru dan menginformasikan beberapa perubahan di PKS berdasarkan hasil Musayawarah Nasional ke lima.

“Selain itu, kehadiran kami sekaligus meminta pencerahan dari Bawaslu terkait konstetasi demokrasi khususnya di Riau. Apa saja yang boleh dilakukan, mana yang tidak boleh, peraturan apa saja yang berubah dan peraturan terkait lainnya,” cetus Ahmad Tarmizi.

“Pada dasarnya, kami sangat mendukung kerja Bawaslu sesuai dengan koridornya. Kami juga mendukung Bawaslu memaksimalkan fungsi dan perannya sebagai juri. Sehingga jika terjadi pelanggaran di lapangan, Bawaslu bisa langsung ‘tiup peluit’ untuk memberikan peringatan ke peserta agar menahan pelanggaran-pelanggaran yang ingin dilakukan,” sambung Sekretaris DPW PKS Syamsudin B.

Hadir dipertemuan tersebut Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan, Koordinator Devisi SDM dan Organisasi Hasan, Koordinator Devisi Hukum Data dan Informasi Amiruddin Sijaya, Koordinator Devisi Pengawasan dan Hubungan Lembaga Neil Antariksa, serta Kabag Hukum Dona Sonora.

Sementara dari PKS Riau hadir Ketua DPW PKS Ahmad Tarmizi, Sekretaris Syamsuddin B, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pemilukada (BP3) Marwin Iswandi, Wakil Bendahara Andri Naldi, Ketua Bidang Polhukam Ferlan Niko, Protokoler Idral beserta tim Humas PKS Riau. (*)

Baca Juga

DPW PKS Riau Kirim Relawan Ke Daerah Terdampak Bencana Sumbar 

Pekanbaru – Musibah Galodo (banjir Bandang) yang menimpa Sumatra Barat Sabtu 11 Mei 2024 malam, …